
Gerakan "Jawa Barat Peduli"suatu Usaha untuk Mensejahterakan Masyarakat.
Bandung, 20 Oktober 2008.Masyarakat saat ini begitu banyak mengalami kesulitan, baik kesulitan dalam kehidupan maupun dalam m
asalah kesehatan, karena semuanya merupakan suatu sebab dan ak
ibat, dimana masalah kehidupan itu termasuk didalamnya adalah masalah keuangan, masalah keuangan akan menyebabkan terjadinya masalah yang lainnya semua hal tersebut akan saling berhubungan, masalah keuangan akan menyebabkan masalah dalam pemenuhan gizi dari keluarga, yang akhirnya akan menyebabkan masalah kesehatan, baik dari masalah kesehatan yang ringan sampai yang berat. Sehingga akhirnya akan menurunkan kemampuan dan ketahanan masyarakat pada umumnya dan Jawa Barat secara khususnya. Oleh karena hal tersebut, maka muncullah kesada
ran untuk melakukan sesuatu yang dapat berguna bagi masyarakat luas, dalam hal ini muncullah suatu gerakan "Jawa Barat Peduli", yang pada dasarnya merupakan suatu gerakan untuk memperbaiki kesehatan masyarakat Jawa Barat pada khususnya.
asalah kesehatan, karena semuanya merupakan suatu sebab dan ak
ibat, dimana masalah kehidupan itu termasuk didalamnya adalah masalah keuangan, masalah keuangan akan menyebabkan terjadinya masalah yang lainnya semua hal tersebut akan saling berhubungan, masalah keuangan akan menyebabkan masalah dalam pemenuhan gizi dari keluarga, yang akhirnya akan menyebabkan masalah kesehatan, baik dari masalah kesehatan yang ringan sampai yang berat. Sehingga akhirnya akan menurunkan kemampuan dan ketahanan masyarakat pada umumnya dan Jawa Barat secara khususnya. Oleh karena hal tersebut, maka muncullah kesada
ran untuk melakukan sesuatu yang dapat berguna bagi masyarakat luas, dalam hal ini muncullah suatu gerakan "Jawa Barat Peduli", yang pada dasarnya merupakan suatu gerakan untuk memperbaiki kesehatan masyarakat Jawa Barat pada khususnya.Gerakan "Jawa Barat Peduli", merupakan gerakan yang diprakarsai oleh Gubernur Jawa Barat H.Achmad Heryawan, dimana gerakan ini didukung secara penuh oleh berbagai pihak yang ada dalam masyarakat, seperti KBSP (Kelompok Bakti Sosial Pengusaha), Yon Zipur - Ujung Berung, Ru
mah Sakit Mata Cicendo, beberapa Sekolah Tinggi Kesehatan, dan beberapa Sekolah Tinggi yang terdapat di Bandung ini, serta Pemda dan Dinas Kesehatan Bandung.
Maranatha Social Service & Crisis Center dalam hal ini turut di ajak serta partisipasinya, dalam hal ini kami terlibat dalam mengirimkan tenaga medis untuk membantu mensukseskan program gerakan ini, dimana kami mengirimkan kurang lebih 25 orang dokter, dan kurang lebih 40 orang ko-assisten (dokter
muda), untuk membantu pelaksanaan awal dari gerakan "Jawa Barat Peduli" ini yang diadakan di Lapangan Yon Zipur Ujung Berung - Bandung, pada tanggal 20 Oktober 2008, dimana dalam acara ini diadakan suatu pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat sekitar secara terpadu, dimana diadakan pelayanan pengobatan umum yang dokternya berasal dari Maranatha Social Service & Crisis Center, dan pihak lainnya yang turut membantu pelaksanaan. Perawatan gigi yang merupakan kerja sama dengan PKGM (Pusat Kesehatan Gigi Masyarakat) yang merupakan milik dari dinas kesehatan kotamadya Bandung, dan dokter gigi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Kristen Maranatha, dan dokter gigi dari Rumah Sakit Immanuel (drg. Lina Tanubrata,Sp.Ort.), dan dokter gigi yang berasal dari dinas kesehatan Kotamadya Bandung, dan pelayanan Keluarga Berencana yang didukung oleh BKKBN Jawa Barat, dimana saat itu dilaksanakan pelayanan pemasangan IUD massal dan juga pemasangan implant (susuk) KB, dalam pelaksanaannya dibantu oleh para petugas kesehatan dan bidan dari dinas kesehatan Kotamadya Bandung, serta didukung oleh para ko-assisten d
ari bagian Ob-gyn, yang bekerja dibawah pengawasan dr.Rimonta F. Gunanegara,SpOG., dan dr.Hanafi Hartanto. Pemasangan IUD dan Implant ini juga sangat berguna bagi para ko-assisten karena membantu mereka untuk melatih diri untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat. Selain dari itu juga terdapat pojok pelayanan pemeriksaan golongan darah dari PMI Jawa Barat serta kesempatan untuk menyumbangkan darah bagi mereka yang berminat. Rumah Sakit Mata Cicendo juga terlibat dengan menurunkan dokter mata dan juga residen mata yang ada disana untuk melayani masyarakat bersama dengan Vision 2020 dari WHO yang memberikan bantuan kacamata murah untuk masyarakat.
Acara ini dibuka secara langsung oleh Bapak Gubernur Jawa Barat sendiri dan dihadiri oleh Muspida dan juga tokoh-tokoh masyarakat Jawa Barat, acara pembukaan gerakan "Jawa Barat Peduli" ini merupakan awal dari suatu gerakan yang berkelanjutan dimana kita akan melakukan gerakan pengobatan gratis ini keseluruh Jawa Barat dengan cara bertahap dan berkelanjutan, sehingga diharapkan kesehatan masyarakat Jawa Barat dapat ditingkatkan secara bertahap, karena nantinya gerakan ini bukan hanya berhenti dalam bakti sosial pengobatan gratis saja, tapi akan kami lanjutkan dengan
pendirian klinik pengobatan yang murah untuk melayani masyarakat Jawa Barat dengan bekerja sama berbagai pihak yang memiliki visi dan misi yang sama sehingga dapat kita harapkan kesehatan dari masyarakat dapat kita tingkatkan, akan tetapi kami harapkan bukan hanya kesehatan saja yang kita dapat perbaiki dari masyarakat kita tetapi juga dalam bidang ekonomi dan taraf kesejahteraan, karena hal inilah yang penting sebab tanpa adanya peningkatan kemampuan ekonomi dan kesejahteraan dari masyarakat, maka masyarakat yang telah kita kembalikan kesehatannya dengan pelayanan yang kita berikan maka akan kembali sakit dan menderita, sehingga bila kita ingin melakukan suatu pelayanan secara lengkap maka kita harus memperbaiki masalah ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini tidak mungkin kita kerjakan sendiri akan tetapi harus merupakan suatu kerja yang bersifat berkesinambungan dengan berbagai pihak yang ingin terlibat bersama kami untuk membangun masyarakat Indonesia secara umumnya dan masyarakat Jawa Barat secara khususnya.
Dari apa yang telah dipaparkan diatas maka tampaklah Pekerjaan Rumah kita sangatlah banyak, kami kurang suka dengan mereka yang hanya berbicara tanpa banyak melakukan apa yang mereka katakan tapi mereka malah banyak merugikan masyarakat dengan kel
akuan yang mereka kerjakan, akan tetapi mereka berdalih apa yang mereka kerjakan adalah untuk rakyat, tapi bukan rakyat yang diuntungkan akan tetapi kantong dirinya sendiri dan kelompoknya sendiri.
Maka dari itu marilah kita bersama bersatu untuk membantu masyarakat yang sangat memerlukan uluran tangan kita bersama untuk memperbaiki kesejahteraan mereka serta juga memperbaiki akses mereka ke fasilitas kesehatan sehingga kesehatan jangan menjadi suatu barang mewah untuk masyarakat.
mah Sakit Mata Cicendo, beberapa Sekolah Tinggi Kesehatan, dan beberapa Sekolah Tinggi yang terdapat di Bandung ini, serta Pemda dan Dinas Kesehatan Bandung.Maranatha Social Service & Crisis Center dalam hal ini turut di ajak serta partisipasinya, dalam hal ini kami terlibat dalam mengirimkan tenaga medis untuk membantu mensukseskan program gerakan ini, dimana kami mengirimkan kurang lebih 25 orang dokter, dan kurang lebih 40 orang ko-assisten (dokter
muda), untuk membantu pelaksanaan awal dari gerakan "Jawa Barat Peduli" ini yang diadakan di Lapangan Yon Zipur Ujung Berung - Bandung, pada tanggal 20 Oktober 2008, dimana dalam acara ini diadakan suatu pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat sekitar secara terpadu, dimana diadakan pelayanan pengobatan umum yang dokternya berasal dari Maranatha Social Service & Crisis Center, dan pihak lainnya yang turut membantu pelaksanaan. Perawatan gigi yang merupakan kerja sama dengan PKGM (Pusat Kesehatan Gigi Masyarakat) yang merupakan milik dari dinas kesehatan kotamadya Bandung, dan dokter gigi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Kristen Maranatha, dan dokter gigi dari Rumah Sakit Immanuel (drg. Lina Tanubrata,Sp.Ort.), dan dokter gigi yang berasal dari dinas kesehatan Kotamadya Bandung, dan pelayanan Keluarga Berencana yang didukung oleh BKKBN Jawa Barat, dimana saat itu dilaksanakan pelayanan pemasangan IUD massal dan juga pemasangan implant (susuk) KB, dalam pelaksanaannya dibantu oleh para petugas kesehatan dan bidan dari dinas kesehatan Kotamadya Bandung, serta didukung oleh para ko-assisten d
ari bagian Ob-gyn, yang bekerja dibawah pengawasan dr.Rimonta F. Gunanegara,SpOG., dan dr.Hanafi Hartanto. Pemasangan IUD dan Implant ini juga sangat berguna bagi para ko-assisten karena membantu mereka untuk melatih diri untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat. Selain dari itu juga terdapat pojok pelayanan pemeriksaan golongan darah dari PMI Jawa Barat serta kesempatan untuk menyumbangkan darah bagi mereka yang berminat. Rumah Sakit Mata Cicendo juga terlibat dengan menurunkan dokter mata dan juga residen mata yang ada disana untuk melayani masyarakat bersama dengan Vision 2020 dari WHO yang memberikan bantuan kacamata murah untuk masyarakat.Acara ini dibuka secara langsung oleh Bapak Gubernur Jawa Barat sendiri dan dihadiri oleh Muspida dan juga tokoh-tokoh masyarakat Jawa Barat, acara pembukaan gerakan "Jawa Barat Peduli" ini merupakan awal dari suatu gerakan yang berkelanjutan dimana kita akan melakukan gerakan pengobatan gratis ini keseluruh Jawa Barat dengan cara bertahap dan berkelanjutan, sehingga diharapkan kesehatan masyarakat Jawa Barat dapat ditingkatkan secara bertahap, karena nantinya gerakan ini bukan hanya berhenti dalam bakti sosial pengobatan gratis saja, tapi akan kami lanjutkan dengan
pendirian klinik pengobatan yang murah untuk melayani masyarakat Jawa Barat dengan bekerja sama berbagai pihak yang memiliki visi dan misi yang sama sehingga dapat kita harapkan kesehatan dari masyarakat dapat kita tingkatkan, akan tetapi kami harapkan bukan hanya kesehatan saja yang kita dapat perbaiki dari masyarakat kita tetapi juga dalam bidang ekonomi dan taraf kesejahteraan, karena hal inilah yang penting sebab tanpa adanya peningkatan kemampuan ekonomi dan kesejahteraan dari masyarakat, maka masyarakat yang telah kita kembalikan kesehatannya dengan pelayanan yang kita berikan maka akan kembali sakit dan menderita, sehingga bila kita ingin melakukan suatu pelayanan secara lengkap maka kita harus memperbaiki masalah ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini tidak mungkin kita kerjakan sendiri akan tetapi harus merupakan suatu kerja yang bersifat berkesinambungan dengan berbagai pihak yang ingin terlibat bersama kami untuk membangun masyarakat Indonesia secara umumnya dan masyarakat Jawa Barat secara khususnya.Dari apa yang telah dipaparkan diatas maka tampaklah Pekerjaan Rumah kita sangatlah banyak, kami kurang suka dengan mereka yang hanya berbicara tanpa banyak melakukan apa yang mereka katakan tapi mereka malah banyak merugikan masyarakat dengan kel
akuan yang mereka kerjakan, akan tetapi mereka berdalih apa yang mereka kerjakan adalah untuk rakyat, tapi bukan rakyat yang diuntungkan akan tetapi kantong dirinya sendiri dan kelompoknya sendiri.Maka dari itu marilah kita bersama bersatu untuk membantu masyarakat yang sangat memerlukan uluran tangan kita bersama untuk memperbaiki kesejahteraan mereka serta juga memperbaiki akses mereka ke fasilitas kesehatan sehingga kesehatan jangan menjadi suatu barang mewah untuk masyarakat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar